Bengkirai Tidak Mudah Lapuk? Ini Rahasia Sains di Balik Ketangguhannya!

❤️ Bengkirai Tidak Mudah Lapuk Ini Rahasia Sains di Balik Ketangguhannya 1 | Jualkayu 2026

Cari tahu rahasia mengapa kayu bengkirai tahan hujan dan terik matahari. Baca panduan lengkap untuk memilih kayu bengkirai terbaik dari Supplier Kayu terpercaya sebelum Anda Jual Kayu Bengkirai atau membelinya untuk proyek Anda.


Daftar Isi

Kenapa Bengkirai Jadi Andalan untuk Area Outdoor?

Pernahkah Anda melihat teras kayu tetangga yang setelah dua tahun sudah berwarna keabu-abuan, retak-retak, dan mulai lapuk di sudut-sudutnya? 😣 Atau pagar kayu yang dimakan rayap hingga keropos? Itulah drama yang sering terjadi pada kayu biasa yang “dipaksa” hidup di luar ruang.

Sekarang, bandingkan dengan dek kayu di restoran tepi pantai yang Anda kunjungi tahun lalu. Meski hari-hari dihujani laut dan dibakar matahari, kayunya tetap kokoh, keras, dan hanya berubah menjadi warna silver yang justru terlihat elegan. Kemungkinan besar, itu adalah kayu bengkirai.

Jika Anda sedang browsing “Supplier Kayu” atau “Jual Kayu Bengkirai” untuk proyek decking, pagar, atau pergola, Anda sudah berada di jalur yang tepat. Tapi, apa sebenarnya yang membuat kayu bengkirai ini begitu istimewa? Mengapa ia tidak mudah lapuk meski dihujani dan diterik matahari bertahun-tahun?

Artikel ini akan membongkar rahasianya, bukan dengan mitos, tapi dengan penjelasan sains dan praktis yang mudah dipahami. Kita akan telusuri dari struktur sel kayu hingga tips memilih supplier kayu yang jujur. Jadi, Anda tak hanya sekedar jual kayu atau beli, tapi paham betul apa yang Anda dapatkan.


Mengenal Kayu Bengkirai: Karakter, Asal, dan Kelas Kuatnya

Sebelum menyelam ke rahasia ketahanannya, mari kita berkenalan. Kayu bengkirai (nama ilmiah: Shorea laevis) adalah kayu keras tropis asli Indonesia, terutama dari pulau Kalimantan. Ia bagian dari keluarga meranti yang besar.

Ciri khasnya?

  • Warna: Kuning kecokelatan saat baru, berangsur menjadi cokelat tua atau keabu-abuan alami (silver patina) jika dibiarkan tanpa finishing.

  • Tekstur: Kasar dan kesat, seratnya umumnya lurus atau sedikit berpadu.

  • Bobot: Sangat berat dan padat. Coba angkat satu baloknya, Anda akan langsung merasakan ‘isi’ dan substansinya.

Dalam dunia kayu, ada dua klasifikasi penting: Kelas Kuat (menahan beban) dan Kelas Awet (tahan terhadap organisme perusak). Nah, kayu bengkirai ini masuk jajaran elit: Kelas Kuat I-II dan Kelas Awet II. Artinya, ia bukan hanya kuat menopang beban berat, tapi juga punya pertahanan alami yang baik terhadap rayap, jamur, dan cuaca.

Tapi ingat, label “kelas awet” ini bukan jaminan mutlak. Performa akhir di lapangan sangat dipengaruhi oleh kualitas potongan, kadar air saat beli, teknik pemasangan, dan perawatan. Inilah mengapa memilih supplier kayu yang memahami hal ini sangat krusial.


Bengkirai Tidak Mudah Lapuk Ini Rahasia Sains di Balik Ketangguhannya!

Kenapa Bengkirai Tidak Mudah Lapuk? Ini Faktor Utamanya

Kata “lapuk” sering kita gunakan untuk semua jenis kerusakan kayu. Tapi secara teknis, lapuk (decay) adalah proses pembusukan kayu yang disebabkan oleh jamur pelapuk, yang butuh kelembapan tinggi dan berkelanjutan untuk hidup.

Jadi, pertanyaan yang lebih tepat adalah: Apa yang membuat bengkirai tahan terhadap jamur pelapuk dan kondisi ekstrem?

Jawabannya adalah kombinasi sempurna dari 4 faktor utama:

1) Struktur Serat Rapat dan Densitas Tinggi Menghambat Penyerapan Air

Ini adalah pertahanan fisik pertama. Bayangkan kayu seperti spons. Kayu lunak (seperti pinus) adalah spons dengan rongga besar dan banyak. Ia cepat menyerap air dan lama mengering. Kayu bengkirai, dengan densitas tinggi (berat jenis sekitar 0,8-1,0), ibarat spons yang sangat padat dan kompak. Pori-pori sel kayunya sangat rapat.

Apa dampaknya?

  • Air hujan atau kelembapan sulit meresap dalam-dalam ke tubuh kayu dalam waktu singkat.

  • Kayu hanya menjadi lembap di permukaan, dan akan cepat kering kembali saat terkena angin atau panas.

  • Karena jamur pelapuk butuh kelembapan internal yang konsisten (>20%) untuk berkembang, kondisi ini membuat mereka ‘kelaparan’. 🍂

Inilah sebabnya decking bengkirai yang dipasang dengan jarak baik, meski sering kehujanan, tidak langsung menjadi busuk. Air mengalir dan menguap lebih cepat daripada sempat meresap dan menetap.

Kunci di sini adalah: Kualitas kayu dari supplier kayu Anda. Kayu yang dipotong dan dikeringkan dengan baik akan mempertahankan struktur rapat ini. Jual Kayu Bengkirai yang bagus berarti menjual kayu dengan densitas terjaga.

2) Kandungan Ekstraktif Alami yang Kurang Disukai Jamur dan Serangga

Selain pertahanan fisik, kayu bengkirai punya ‘pasukan kimia’ alami. Kayu keras tropis seperti bengkirai menghasilkan zat ekstraktif seperti tanin, resin, dan minyak alami selama pertumbuhannya.

Zat-zat ini berfungsi sebagai:

  • Repellen (Penolak) Alami: Membuat rasa dan kondisi dalam kayu tidak disukai oleh rayap dan serangga penggerek.

  • Fungistatik (Penghambat Jamur): Menghambat pertumbuhan spora jamur pelapuk.

Ini adalah keawetan alami bengkirai. Namun, penting untuk dicatat: kandungan ekstraktif ini tidak merata di semua bagian kayu dan bisa berkurang seiring waktu. Itulah mengapa meski alami tahan, perawatan tetap dianjurkan untuk memperpanjang usia pakai.

3) Stabilitas Dimensi yang Baik Saat Diproses dengan Kadar Air Tepat

Ini adalah faktor yang sering terlupakan. Kayu adalah material hidup yang bernapas. Ia akan memuai saat menyerap kelembapan dan menyusut saat mengering. Kerusakan seperti retak, melengkung (warping), atau sambungan yang renggang sering disebabkan oleh pergerakan ini.

Kunci utamanya adalah: Pengeringan (Seasoning/Kiln Drying) yang benar sebelum kayu dipasang.

  • Kayu Basah (MC >30%): Jika dipasang, ia akan menyusut besar-besaran saat kering, menyebabkan retak parah dan sambungan longgar.

  • Kayu Kering Tepat (MC 12-18% untuk outdoor): Pergerakan muai-susutnya jadi jauh lebih kecil dan terkontrol.

Bengkirai, dengan seratnya yang rapat, memiliki stabilitas dimensi yang relatif baik dibanding kayu keras lainnya. Artinya, ketika sudah mencapai kadar air seimbang dengan lingkungan sekitarnya, bentuknya akan cenderung stabil. Ini sangat penting untuk aplikasi seperti decking dan pagar yang mengutamakan kerapihan.

Selalu tanyakan pada Supplier Kayu: “Berapa kadar air kayu bengkirainya saat ini? Sudah melalui proses pengeringan apa?” Supplier kayu terpercaya akan dengan bangga menjawab pertanyaan teknis ini.

4) Kinerja Bengkirai di Cuaca Ekstrem: Hujan Panjang + Terik

Lalu, bagaimana dengan siklus basah-kering ekstrem? Hujan lebat seminggu, lalu panas terik berhari-hari.

Kayu bengkirai dirancang oleh alam untuk ini. Kombinasi dari tiga faktor sebelumnya membuatnya mampu bertahan:

  1. Fase Basah: Air sulit meresap dalam karena densitas tinggi.

  2. Fase Transisi: Kayu yang sedikit lembap di permukaan memiliki ekstraktif yang menghambat jamur mencoba masuk.

  3. Fase Kering: Struktur yang stabil mencegah retak besar saat kayu melepaskan uap air dengan cepat.

Yang akan terjadi secara visual adalah perubahan warna alami menjadi silver (patina). Ini bukan tanda lapuk, melainkan reaksi lignin (zat pengikat serat kayu) terhadap sinar UV. Secara struktural, selama air tidak menggenang, kayu tetap solid.


Kesalahan Umum yang Membuat Bengkirai Cepat Rusak (Padahal Kayunya Bagus)

Saya sering mendengar keluhan, “Katanya bengkirai tidak mudah lapuk, tapi punya saya kok sudah keropos di beberapa titik?” Setelah ditelusuri, hampir selalu akar masalahnya bukan pada kualitas kayu mentahnya, tapi pada detail pemasangan dan perawatan.

💧 Air Menggenang: Musuh Utama Kayu Outdoor

Ini adalah hukum besi. Tidak ada kayu yang tahan jika terus-menerus berendam. Bengkirai sekalipun. Genangan air menciptakan zona kelembapan permanen—surga bagi jamur pelapuk.

Sumber genangan umum:

  • Kemiringan decking yang datar atau miring ke dalam.

  • Jarak antar papan decking terlalu rapat (< 3mm) sehingga air terjebak.

  • Talang atau AC yang bocor dan menetes di satu titik kayu secara konstan.

  • Tumpukan daun atau kotoran yang menahan air di permukaan kayu.

Solusinya sederhana: Pastikan desain drainase yang baik. Decking harus miring minimal 1% menjauhi bangunan. Beri jarak yang cukup antar papan. Rajin bersihkan permukaan.

⚙️ Pemasangan Tanpa Jarak Ekspansi dan Ventilasi

Kayu bergerak. Titik. Mengabaikan ini adalah bencana.

  • Tanpa Jarak Ekspansi: Saat kayu memuai karena lembap, ia akan saling menekan. Hasilnya? Papan bisa melengkung ke atas (cupping) atau retak di tengah.

  • Tanpa Ventilasi Bawah Decking: Area tertutup dan lembap di bawah deck adalah incubator jamur. Sirkulasi udara yang baik membuat kayu lebih cepat kering.

Tips Pemasangan:

  • Gunakan jarak bantu (spacer) saat memasang decking. 5-8mm adalah angka aman.

  • Pastikan ada ruang udara yang cukup antara tanah/lantai dengan struktur decking terendah.

  • Gunakan sekrup stainless steel atau berlapis anti karat. Karat bisa merusak serat kayu dan mempercepat pelapukan lokal.

🎨 Finishing yang Tidak Tepat atau Tidak Pernah Dirawat

Banyak yang berpikir, “Ini kan kayu bengkirai awet, nggak perlu di-finishing.” Ini setengah benar. Untuk ketahanan struktural terhadap lapuk, finishing mungkin bukan yang utama. Tapi untuk melindungi permukaan dan memperpanjang umur estetika, finishing itu penting.

  • Tanpa Pelindung UV: Sinar UV akan menghancurkan lignin, membuat permukaan kayu kasar, rentan retak rambut (checking), dan lebih mudah menyerap air.

  • Tanpa Water Repellent: Air akan lebih mudah meresap ke pori-pori, mempercepat proses kelelahan kayu.

Finishing yang tepat (seperti oil khusus outdoor) melapisi serat kayu, mengurangi penyerapan air, dan mengandung filter UV. Ia menjaga kayu tetap “awet muda” secara visual dan fisik.


Aplikasi Bengkirai yang Paling Cocok (dan Kenapa)

Kayu bengkirai bukan untuk semua aplikasi. Ia adalah spesialis area berat. Berikut di mana ia bersinar:

  • Decking & Teras Outdoor: Primadona utamanya. Kekuatan dan ketahanan aus-nya sempurna untuk lokasi tinggi lalu-lalang.

  • Pagar, Gerbang, & Pergola: Memberikan kesan kokoh dan natural, tahan terhadap angin dan hujan.

  • Tangga Eksterior & Jembatan Taman: Butuh kayu yang bisa menahan beban dinamis dan perubahan cuaca.

  • Cladding (Pelapis Dinding) Eksterior: Memberikan tekstur dan ketahanan yang baik.

Logikanya sederhana: Jika area tersebut terkena hujan, matahari, dan beban langsung, bengkirai adalah kandidat terkuat. Investasi awalnya mungkin lebih tinggi daripada kayu biasa, tetapi jika dihitung per tahun pemakaian, justru lebih ekonomis karena umurnya yang panjang.

🪑 Decking Bengkirai: Paling Populer untuk Hujan dan Terik

Mengapa decking bengkirai begitu dicari?

  1. Kekerasan Permukaan: Tidak mudah penyok atau berbekas meski diinjak-injak atau dipindahkan perabot.

  2. Anti Slip Alami: Teksturnya yang kesat memberikan daya cengkeram yang baik, bahkan ketika basah.

  3. Tampilan Natural yang Elegan: Memberikan nuansa hangat dan organik pada ruang luar.

Tips Teknis Pemesanan: Saat menghubungi supplier kayu untuk pesan decking bengkirai, sebutkan spesifikasi jelas: Tebal (misal 20mm atau 30mm), Lebar (90mm, 120mm), Panjang (2m, 3m, 4m), dan Grade (A untuk mulus, B untuk natural knot)Supplier Kayu yang baik akan memberikan rekomendasi berdasarkan jarak rangka (joist spacing) yang Anda rencanakan.


Cara Memilih Bengkirai yang Bagus Saat Anda Mau Jual Kayu Bengkirai (atau Membeli)

Baik Anda seorang kontraktor yang akan jual kayu bengkirai lagi ke klien, atau homeowner yang mau beli langsung, kunci kualitas ada di tangan Anda. Jangan hanya terpaku harga per kubik. Lakukan pemeriksaan sederhana ini:

🔍 Cek Kualitas Fisik: Retak Ujung, Mata Kayu, dan Lurus Tidaknya Papan

  • Retak Ujung (End Check): Retak kecil di ujung papan adalah wajar karena proses pengeringan. Yang perlu diwaspadai adalah retak yang dalam dan menjalar sepanjang papan. Ini tanda pengeringan yang terlalu cepat atau tidak merata.

  • Mata Kayu (Knot): Mata kayu yang kokoh dan tidak mudah lepas adalah normal. Hindari mata kayu yang longgar atau sudah berlubang.

  • Kelurusan: Letakkan papan dan lihat dari ujung ke ujung. Papan yang melintir (twist) atau melengkung (bow) akan sulit dipasang dengan rapi. Pilih yang paling lurus.

Ingat: Supplier Kayu yang kredibel biasanya sudah memisahkan stok berdasarkan grade (A, B, AB). Tanyakan dan mintalah untuk memilih.

💧 Tanyakan Kadar Air dan Cara Penyimpanan Stok

Ini pertanyaan pamungkas untuk menguji pengetahuan supplier:

  • “Pak, kayu bengkirai ini kadar airnya berapa? Sudah kering oven?”

  • “Bisa lihat kondisi penyimpanannya?”

Stok yang baik disimpan di gudang tertutup atau semi-tertutup, ditinggikan di atas palet (tidak menempel tanah), dan tersusun rapi dengan sticker (spacer) antar lapisan untuk sirkulasi udara. Stok yang berjamur di permukaan atau sangat basah adalah tanda bahaya.

📐 Pastikan Ukuran dan Spesifikasi Sesuai Kebutuhan Proyek

Komunikasi yang jelas mencegah kerugian. Jangan hanya bilang “saya butuh kayu untuk decking”. Berikan detail:

  • “Saya butuh papan decking bengkirai ukuran 20x120x4000mm, Grade B, sebanyak 5 kubik.”

  • “Untuk rangka, saya butuh balok 40x70mm, panjang 4 meter.”

Minta supplier kayu menghitung kubikasi dan jumlah batang yang akan dikirim. Bandingkan dengan hitungan kasar Anda. Transparansi di awal menghindari konflik di kemudian hari.


Supplier Kayu Jakarta vs Jual Kayu Terdekat: Cara Memilih yang Aman

Ini dilema klasik: Cari Supplier Kayu Jakarta yang besar dengan stok lengkap, atau cari jual kayu terdekat yang lebih praktis? Jawabannya tergantung kebutuhan.

  • Untuk Proyek Besar & Spesifikasi Ketat: Supplier Kayu Jakarta yang besar seringkali lebih bisa diandalkan untuk konsistensi kualitas, pilihan grade, dan layanan pengiriman terorganisir.

  • Untuk Kebutuhan Cepat & Proyek Kecil: Jual kayu terdekat bisa jadi solusi efisien, asal Anda melakukan pengecekan kualitas ekstra ketat.

Parameter Pemilihan Utama:

  1. Reputasi & Ulasan: Cek di Google Maps, media sosial, atau forum.

  2. Transparansi Spesifikasi: Apakah jelas menyebutkan grade, ukuran, dan kadar air?

  3. Ketersediaan Stok: Apakah punya stok memadai atau hanya markup dari supplier lain?

  4. Layanan: Apakah menyediakan jasa potong sesuai ukuran? Bagaimana sistem pengirimannya?

✅ Tanda Supplier Kayu yang Serius (Bukan Sekadar Jual Murah)

  • Mau diajak berdiskusi teknis tentang aplikasi dan perawatan.

  • Bersedia menunjukkan kondisi stok melalui foto/video atau kunjungan langsung.

  • Memiliki invoice resmi yang mencantumkan detail spesifikasi barang.

  • Komunikatif soal estimasi pengiriman dan penanganan komplain.

Untuk Beli Kayu Bengkirai, dan Anda bisa menghubungi penyedia layanan terpercaya seperti Jualkayu.co.id atau situs Jual Kayu Marijo (melalui Instagram atau di nomor WhatsApp 081298589453). Pastikan prinsip-prinsip di atas tetap Anda terapkan saat berkomunikasi dengan mereka.

🤝 Tips Negosiasi dan Hindari Salah Paham Saat Transaksi

  • Pastikan Satuan Harga: Apakah per m³, per m² (decking), atau per batang? Ini sumber kesalahpahaman paling umum.

  • Konfirmasi Ulang Spesifikasi Sebelum Bayar: “Jadi yang saya bayar adalah untuk 2 kubik papan bengkirai 20x120x4000mm, Grade AB, kadar air <18%, ya?”

  • Minta Dokumentasi: Foto barang sebelum dimuat di truck sangat membantu sebagai bukti.


Perawatan Bengkirai Agar Umur Pakainya Maksimal (Tanpa Ribet)

Merawat kayu bengkirai itu seperti merawat mobil: sedikit perhatian rutin mencegah kerusakan besar yang mahal. Ini bukan pekerjaan berat, hanya perlu konsisten.

🧹 Rutinitas Bersih-Bersih dan Inspeksi Sambungan

  • Bersihkan secara berkala: Sekapu daun dan kotoran. Sesekali, semprot dengan air bersih. Jika ada noda jamur/lumut hijau, gunakan pembersih kayu outdoor khusus (bukan deterjen keras).

  • Periksa Sekrup: Setahun sekali, periksa dan kencangkan sekrup yang mungkin longgar. Ganti yang berkarat.

  • Pastikan Drainase Tetap Lancar: Jangan biarkan pot tanaman atau barang menghalangi aliran air di permukaan decking.

🛡️ Finishing yang Disarankan untuk Hujan dan Terik

Anda punya dua pilihan besar:

  • Biarkan Berubah Silver (Natural Patina): Ini pilihan zero maintenance. Kayu akan berubah jadi abu-abu secara merata. Ini pilihan estetika yang populer. Kelemahannya, permukaan bisa menjadi lebih kasar.

  • Aplikasi Oil/Stain Khusus Outdoor: Ini akan mempertahankan warna cokelat alami dan memberikan perlindungan ekstra.

    • Pilih produk water-based yang ramah lingkungan dan low VOC.

    • Aplikasi pertama: Lakukan segera setelah kayu terpasang dan benar-benar kering.

    • Aplikasi ulang: Setiap 1-2 tahun sekali, tergantung intensitas cuaca. Tandanya, ketika air tidak lagi membentuk butiran (beading) di permukaan, saatnya re-coat.

Perawatan sederhana ini memastikan bengkirai tidak mudah lapuk dan tetap cantik untuk puluhan tahun.


Bengkirai Tahan Cuaca, Asal Pilih Kayu dan Pemasangannya Benar

Jadi, kembali ke pertanyaan awal: Mengapa bengkirai tidak mudah lapuk? Sekarang Anda sudah tahu rahasianya:

  1. Benteng Fisik: Densitas tinggi dan serat rapat menghalau air.

  2. Benteng Kimia: Ekstraktif alami mengusir jamur dan serangga.

  3. Benteng Struktural: Stabilitas dimensi yang baik saat kadar air tepat.

Namun, kehebatan alami ini hanya akan optimal jika didukung oleh tiga pilar:

  • Pilar 1: Kualitas Kayu Awal dari Supplier Kayu yang terpercaya.

  • Pilar 2: Teknik Pemasangan yang memperhatikan drainase, jarak, dan ventilasi.

  • Pilar 3: Perawatan Berkala yang sederhana namun konsisten.

Jika Anda sedang dalam proses mencari Jual Kayu Bengkirai untuk proyek impian, atau sebagai bahan untuk Anda jual kembali, gunakan pengetahuan ini sebagai panduan. Bertanyalah dengan kritis. Pilih supplier yang tidak hanya jual kayu, tetapi juga memberi solusi.

Dengan pilihan yang tepat, decking atau pagar bengkirai Anda akan menjadi saksi bisu ketangguhan alam, menghadapi hujan dan terik, tahun demi tahun, dengan anggun dan kokoh. 🪵✨


📌 Orang Juga Mencari:

  • Harga kayu bengkirai per kubik 2026

  • Perbandingan bengkirai vs merbau untuk decking

  • Cara memasang decking bengkirai yang benar

  • Harga sekrup decking stainless

  • Finishing terbaik untuk bengkirai

📊 Infografis Singkat: Siklus Ketahanan Bengkirai

[GAMBAR MENTAL]
HUJAN ➡️ Air Sulit Masuk (Serat Rapat) ➡️ Hanya Lembap Permukaan ➡️ Cepat Kering
TERIK ➡️ Air Menguap ➡️ Stabilitas Dimensi Baik ➡️ Minim Retak
JAMUR/RAYAP ➡️ Dihambat Ekstraktif Alami ➡️ Gagal Berkembang
HASIL AKHIR ➡️ KAYU TETAP KOKOH & AWET

❓ FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan):

Q: Apakah bengkirai perlu diawetkan dengan bahan kimia sebelum dipasang?
A: Untuk aplikasi umum outdoor seperti decking dan pagar, tidak wajib karena keawetan alamiahnya sudah tinggi. Namun, untuk bagian yang akan bersentuhan langsung dengan tanah (seperti tiang), disarankan untuk diberi treatment pengawet khusus.

Q: Berapa lama umur pakai decking bengkirai?
A: Dengan pemasangan dan perawatan yang benar, decking bengkirai dapat bertahan 15 hingga 25 tahun, bahkan lebih. Tanpa perawatan, umurnya tetap panjang, tetapi penampilannya akan berubah menjadi silver dan permukaan lebih kasar.

Q: Apakah warna silver pada bengkirai tua tanda kayu sudah rusak?
A: Tidak sama sekali! Warna silver (patina) adalah proses alami dan justru melindungi lapisan luar kayu. Itu hanya perubahan estetika. Kerusakan ditandai dengan kayu yang menjadi lunak, rapuh, atau keropos saat ditusuk obeng.

Q: Mana yang lebih bagus, bengkirai atau kayu komposit untuk decking?
A: Ini soal preferensi. Bengkirai menang di segi natural, dingin di kaki, dan kekuatan struktural. Komposit menang di segi perawatan minim dan warna stabil. Bengkirai lebih berkelanjutan (alami, terbarukan), sementara komposit sering memakai bahan daur ulang.

Q: Di mana saya bisa cek stok dan harga kayu bengkirai terbaru?
A: Anda bisa menghubungi supplier kayu terpercaya secara langsung. Untuk kemudahan, Anda dapat mengunjungi situs atau menghubungi kontak dari penyedia seperti Jualkayu.co.id atau Jual Kayu Marijo (WA: 081298589453) untuk mendapatkan penawaran dan informasi stok terkini.

5/5 - (1 vote)